Jumat, 06 November 2015
Kamis, 05 November 2015
FGD BIDANG P4GN DI KELOMPOK MARJINAL KOTA DEPOK
DESKRIPSI GIAT :
Dalam rangka memberikan edukasi serta membentuk perilaku kelompok marjinal, dimana kelompok tersebut merupakan kelompok yang rentan akan penyalahgunaan Narkoba, BNN Kota Depok selaku focal point dalam hal Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) mengadakan Kegiatan FGD Bidang P4GN dimana salah satu targetnya adalah di Kelompok Marjinal Kota Depok. Sebagai pembuka, Sunarto selaku Narasumber mengungkapkan hasil penelitian BNN Kota Depok dengan Puslitkes UI pada tahun 2012 yang menyatakan bahwa 6 dari 100 pelajar di Kota Depok telah menyalahgunakan Narkotika dan 3 diantaranya sudah masuk dalam kategori teratur pakai. “Kondisi tersebut tentunya perlu perhatian dan penanganan lebih lanjut” jelas Sunarto. Acara kemudian dilanjutkan dengan adanya pemeriksaan urine 10 (sepuluh) orang kelompok jalanan yang mengikuti kegiatan FGD tersebut oleh tim dokter dan tenaga medis BNN Kota Depok, dimana hasil tes urin tersebut akan dijadikan evaluasi untuk kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat di Kelompok Marjinal yang akan dilaksanakan di hari berikutnya.Rabu, 04 November 2015
FASILITASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KELOMPOK ANAK JALANAN DALAM UPAYA P4GN
DESKRIPSI GIAT :
Kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat di Kelompol Anak Jalanan Kota Depok merupakan kelanjutan dari kegiatan FGD Bidang P4GN yang sebelumnya telah dilaksanakan. Dalam kegiatan tersebut Sunarto selaku Narasumber mengumumkan hasil tes urin dari para peserta, dimana seluruh peserta hasilnya adalah negatif yang artinya seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tidak ada yang menyalahgunakan Narkoba saat itu. Menanggapi hal tersebut, Sunarto selaku Narasumber pertama mengungkapkan apresiasinya terhadap hasil tes urin tersebut. “Perlu adanya perhatian dan tindakan yang sungguh-sungguh dari semua pihak, baik pemerintah, elemen masyarakat (dalam hal ini adalah kelompok anak jalanan), maupun lingkungan pendidikan, sehingga akan tercipta “People Power Against Drugs” yang merupakan salah satu kekuatan dalam pelaksanaan P4GN.” pungkas Sunarto.Selasa, 03 November 2015
FGD BIDANG P4GN DI KELOMPOK ANAK JALANAN KOTA DEPOK
DESKRIPSI GIAT :
Dalam rangka memberikan edukasi serta membentuk perilaku anak-anak jalanan, dimana kelompok anak jalanan merupakan kelompok yang rentan akan penyalahgunaan Narkoba, BNN Kota Depok selaku focal point dalam hal Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) mengadakan Kegiatan FGD Bidang P4GN dimana salah satu targetnya adalah di Kelompok Anak Jalanan Kota Depok. Sebagai pembuka, Sunarto selaku Narasumber mengungkapkan hasil penelitian BNN Kota Depok dengan Puslitkes UI pada tahun 2012 yang menyatakan bahwa 6 dari 100 pelajar di Kota Depok telah menyalahgunakan Narkotika dan 3 diantaranya sudah masuk dalam kategori teratur pakai. “Kondisi tersebut tentunya perlu perhatian dan penanganan lebih lanjut” jelas Sunarto. Acara kemudian dilanjutkan dengan adanya pemeriksaan urine 20 (dua puluh) anak jalanan yang mengikuti kegiatan FGD tersebut oleh tim dokter dan tenaga medis BNN Kota Depok, dimana hasil tes urin tersebut akan dijadikan evaluasi untuk kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat di Kelompok Anak Jalanan yang akan dilaksanakan di hari berikutnya.Jumat, 30 Oktober 2015
FASILITASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI LINGKUNGAN PT. INDAGRO KOTA DEPOK DALAM UPAYA P4GN
DESKRIPSI GIAT :
Kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat di Lingkungan PT. Indagro merupakan kelanjutan dari kegiatan FGD Bidang P4GN yang sebelumnya telah dilaksanakan di PT. Indagro Kota Depok. Dalam kegiatan tersebut para peserta yang sebelumnya telah dibagi menjadi 4 kelompok (masing-masing terdiri dari 5 orang) memaparkan kondisi penyalahgunaan Narkotika di lingkungan tempat tinggal masing-masing serta langkah-langkah apa yang perlu dilakukan guna menanggulangi apabila terjadi penyalahgunaan Narkotika di lingkungan tersebut. Dalam forum tersebut, terungkap kekhawatiran dari para pekerja, dimana sebagian besar sudah berkeluarga dan mempunyai anak, akan keselamatan anak-anaknya. Mereka berharap BNN Kota Depok lebih intensif lagi untuk melakukan penyuluhan di sekolah-sekolah. Menanggapi hal tersebut, Sunarto selaku Narasumber pertama mengungkapkan apresiasinya terhadap saran dari para pekerja PT. Indagro tersebut. “Perlu adanya perhatian dan tindakan yang sungguh-sungguh dari semua pihak, baik pemerintah, elemen masyarakat, maupun lingkungan pendidikan, sehingga akan tercipta “People Power Against Drugs” yang merupakan salah satu kekuatan dalam pelaksanaan P4GN.” pungkas Sunarto. Sebagai penutup, Purwoko selaku Narasumber kedua juga menyampaikan tentang pola hidup sehat di lingkungan keluarga serta program Rehabilitasi. “Dengan menerapkan pola hidup sehat di lingkungan keluarga ataupun masyarakat, diharapkan dapat menghindarkan masyarakat, khususnya remaja, dari penyalahgunaan Narkotilka” papar Purwoko.Rabu, 28 Oktober 2015
FASILITASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI LINGKUNGAN PT. GOJEK INDONESIA KOTA DEPOK DALAM UPAYA P4GN
DESKRIPSI GIAT :
Kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat di Lingkungan PT. Gojek Indonesia Kota Depok merupakan kelanjutan dari kegiatan FGD Bidang P4GN yang sebelumnya telah dilaksanakan di PT. Gojek Indonesia Kota Depok. Dalam kegiatan tersebut para peserta yang sebelumnya telah dibagi menjadi 4 kelompok (masing-masing terdiri dari 5 orang) memaparkan kondisi penyalahgunaan Narkotika di lingkungan tempat tinggal masing-masing serta langkah-langkah apa yang perlu dilakukan guna menanggulangi apabila terjadi penyalahgunaan Narkotika di lingkungan tersebut. Dalam forum tersebut, terungkap bahwa sebenarnya para pengemudi gojek khawatir akan keselamatan diri mereka, terlebih dengan telah ditemukannya kasus seorang pengemudi gojek yang ditangkap karena kedapatan membawa narkoba. Para pengemudi tersebut ingin adanya sebuah peraturan atau kebijakan dari manajemen Gojek, dimana nantinya apabila ada barang yang akan dikirim harus terlebih dahulu mengisi formulir yang isinya menyatakan bahwa barang yang akan dikirim tersebut bukan Narkoba dan pengemudi yang membawa barang tersebut tidak bertanggung jawab atas isi dari barang tersebut. Menanggapi hal tersebut, Sunarto selaku Narasumber pertama mengungkapkan apresiasinya terhadap saran yang diajukan oleh para pengemudi Gojek tersebut. “Perlu adanya perhatian dan tindakan yang sungguh-sungguh dari semua pihak, baik pemerintah, elemen masyarakat, maupun lingkungan pendidikan, sehingga akan tercipta “People Power Against Drugs” yang merupakan salah satu kekuatan dalam pelaksanaan P4GN.” pungkas Sunarto. Sebagai penutup, Ria selaku Narasumber kedua juga menyampaikan tentang pola hidup sehat di lingkungan keluarga serta program Rehabilitasi. “Dengan menerapkan pola hidup sehat di lingkungan keluarga ataupun masyarakat, diharapkan dapat menghindarkan masyarakat, khususnya remaja, dari penyalahgunaan Narkotilka” papar Purwoko.Selasa, 27 Oktober 2015
FGD BIDANG P4GN DI LINGKUNGAN PT. GOJEK INDONESIA KOTA DEPOK





